Testimoni

Orang yang jujur adalah yang dapat membedakan mana baik dan buruk kehidupan.

Suatu waktu teman saya membawa temannya yang kebetulan dapat saya temukan dengan Abah Usman, mendengar istrinya yang sudah tidak punya cara untuk mengajak suaminya menjalankan syariat Islam karna terbiasa dengan kehidupan di jalanan seorang yang bekerja profesi fotograpi sebagai team artistik properti media fotograpi. Pekerjaan yang menuntut hedonisme dunia iklan yang membawa dirinya hidup dalam kenikmatan profesi dengan meninggalkan kewajiban muslim dan meminum-minuman alkohol, tertegun dirinya ketika diberikan pertanyaan. “Orang yang jujur adalah orang yang memiliki akal pikiran yang dapat membedakan mana baik dan buruk, dimana akan menjadikan dirinya melakukan perbuatan yang baik, tidak menyakiti dirinya dan orang sekitarnya”.
Ada 4 golongan manusia:
Orang bermaksiat, melakukan yang dilarang oleh agama
Orang gila, yang tidak berbuat baik dan tidak berbuat keburukan menghabiskan waktu yang sia-sia sepanjang hidupnya.
Orang tidur malam hari, tanpa melakukan syariat sunah di waktu tengah malam dengan bersenang-senang diwaktu malam hari tanpa beribadah.
Orang bermunajat dengan Alloh, memanfaatkan waktu malam sebagai mendekatkan diri dengan Sang Maha Pencipta.
Dimana posisi kamu sebagai manusia sepanjang hidupmu sekarang. Jawaban yang dapat keluar adalah saya sudah banyak menyia-nyiakan waktu saya dengan melupakan apa yang saya perlu lakukan sebagai orang muslim. Meninggalkan sholat dan berbuat maksiat dengan meminum-minuman keras menggunakan waktu malam untuk bersenang-senang. Selama ada waktu buat bertaubat, bertaubatlah meminta ampunan kepadaNya dengan meninggalkan perbuatan yang dilarang agama. Seketika itu juga memilih untuk berubah mengikuti saran Abah Usman menjalankan syariat mengikuti jejak tidak makan nasi, ikan dan daging untuk menemukan alam rohani yang kuat mengiringi profesinya.
————————————————————–

TANGAN KIRI SEPERTI TAK BERTULANG, SEKALI PUKUL SEMBUH

Peristiwa laki-laki berumur 50 tahunan tak dapat melihat setelah 4 tahun lamanya dan sudah berobat medis dan alternatif manapun, mendorong diri Abah Usman menemu orang tersebuat di daerah Bandung, Jawa Barat. Perjalanan yang cukup jauh ditempuh dari Semarang sesampainya di bandung rumah si penderita akhirnya tidak satupun makanan yang disajikan dimakan kecuali kopi yang disajikan dengan rokok yang dihisapnya melihat keadaan setempat berbicara kronologi penyakit yang dideritanya. Akhirnya kesimpulan didapat dengan melakukan sekali pukulan dibagian pundak dengan tenaga tangan sekali pukulan seketika itu juga laki-laki tua yang terkena santet sampai matanya buta dapat melihat. Seperti tidak percayanya keluarga tersebut akhirnya Abah Usman meminta buat menyalakan televisi buat membuktikan apakan dapa melihat siaran yang sedang diputar ditelevisi. Sungguh peristiwa yang membuat kebahagiaan keluarga tersebuat yang dapat sembuh dengan terheran-heran seperti tidak percaya terhadap apa yang sudah terjadi.
—————————————————————
SAAT DITANTANG JIN YANG MERASUKI TUBUH WANITA TERKENA SANTET.

Melihat wanita yang sudah tak sadarkan diri dengan berteriak tak jelas perkataannya, tidak pernah mandi karna dirinya kerasukan Jin karna di santet seseorang, di dalam kamarnya setelah dipindahkan dari luar jawa ke tempat saudaranya. Keluarga yang sudah tidak tahu harus kemana lagi meminta penyembuhan dengan bertemunya Abah Usman melihat peristiwa tersebut saat memasuki ruang kamar wanita setengah baya, ditantangnya Abah Usman dengan jin yang merasuki wanita tersebut. Saat wanita keluar dan mengatakan dirinya orang kuat tiada tanding dengan makian yang dilontarkan kepada abah Usman dengan tenangnya berdiri dan langsung di dorong keningnya dengan tangan kiri langsung jatuh seketika tak sadarkan diri, lantas dibacakan Al Fatihah, tersadarlah wanita tersebut yang telah lupa hidupnya sudah tidak tersadarkan diri karna kerasukan jin yang disantet sudah tahunan.